RubriKNews.com, LEBONG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebong, menghimbau kepada masyarakat agar waspada terkhusus kepada warga yang berada di daerah rawan bencana, baik longsor dan banjir, untuk mewaspadai terjadinya bencana alam yang tidak dapat diprediksi kapan terjadi. Hal ini mengingat, cuaca belakangan ini yang cukup ekstrim.
” Mari waspada terhadap kemungkinan adanya musibah bencana alam, terkhusus terhadap beberapa titik lokasi sangat rawan terjadi bencana longsor,” ungkap Kepala Pelaksana BPBD Lebong Fakhrurozi,S.Sos,M.Si.
Dalam himbauannya, Rozi juga sangat membutuhkan kerjasama masyarakat, dalam hal ini berperan aktif berbagi informasi dan melaporkan jika adanya kejadian bencana alam kepada pihak terkait.
” Kami selaku leading sektor hal ini, mengharapkan kerjasama masyarakat untuk dapat melapor jika adanya informasi kejadian bencana alam, meskipun itu hanya pohon tumbang,” imbuhnya.
Rozi menjelaskan, penanganan yang dilakukan oleh pihak BPBD Lebong hanya sifatnya pasca bencana. Dalam artian, menangani saat kejadian bencana baik memetakan beberapa desa rawan bencana, yakni berupa bencana longsor dan banjir. Adapun, untuk desa rawan banjir terdapat di sejumlah titik mulai dari Kecamatan Pinang Belapis yakni Desa Ketenong Jaya, Desa Ketenong I, Desa Tambang Sawah akibat aliran sungai terus dan Air Mangup. Kecamatan Uram Jaya yakni Desa Lemeu, Desa Kota Agung,Desa Embong, Desa Embong I, Desa Tangua, Desa Pangkalan, yang disebabkan oleh aliran Sungai Air Uram dan Ketahun. Selanjutnya, Kecamatan Lebong Utara yakni Desa Nangai Amen, Desa Kampung Muara Aman, Pasar Muara Aman akibat aliran sungai Air Aman. Kecamatan Amen yakni Desa Pay Mbik dan Desa Nangai Tayau akibat aliran ungai Air Kotok. Kecamatan Lebong Tengah yakni Desa Tanjung Bunga, Kelurahan Embong Panjang, Desa Pagar Agung akibat aliran sungai Air Kotok dan sungai Bioa Panjang. Kecamatan Lebong Sakti yakni Desa Sukabumi, akibat aliran sungai Air Cendam, Desa Ujung Tanjung I, II, dan III, Desa Tabeak Kauk, Desa Tabeak Dipoa akibat aliran sungai Air Ketahun, Air Ngo’os, sungai Piaten dan sungai Siapam.
Lalu, Kecamatan Bingin Kuning yakni Desa Talang Leak I, II, Desa Karang Dapo Atas, Desa Karang Dapo Bawah dan desa Bungun akibat aliran Air Ketahun dan Air Karat. Kecamatan Topos yakni Desa Teluk Dien, Desa Talang Donok dan Tik Sirong akibat aliran sungai Air Ketahun. Kecamatan Pelabai yakni Desa Kota Baru Santan.
Sedangkan, untuk daerah rawan longsor yakni Kecamatan Lebong Atas yakni Desa Tik Tebing, Kecamatan Pelabai yakni Desa Tik Teleu dan Desa Kota Baru santan. Lalu, Kecamatan Lebong Selatan yakni Kelurahan Tes, Desa Kota Donok, dan lainnya dan Kecamatan Rimbo Pengadang.
Laporan : Apri
Editor : Effendy

